Sosialisasi KTA AGPAII Digital DPW AGPAII Provinsi Gorontalo

Aula BPHU Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo.

Pemateri pada kegiatan PPKB PAI Tingkat Provinsi Gorontalo

Hotel Grand Q Kota Gorontalo 8-10 Oktober 2021.

Guru Mulia Karena Karya

Workshop Inovasi Pembelajaran Guru SD Provinsi Gorontalo.

Training of Trainer PKB GPAI Tingkat Nasional

Tim Solid Pelatih Provinsi Gorontalo PKB GPAI, Hotel Horison Bandung, 8-15 Desember 2021.

Pemateri pada kegiatan PPKB PAI Tingkat Provinsi Gorontalo

Hotel Grand Q Kota Gorontalo 8-10 Oktober 2021.

Kamis, 18 Desember 2025

LAPORAN KEGIATAN WORKSHOP PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER BAGI GURU, PENGAWAS DAN TENAGA KEPENDIDIKAN.

 

LAPORAN KEGIATAN WORKSHOP

PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER BAGI GURU, PENGAWAS

DAN TENAGA KEPENDIDIKAN.



Kepada Yth   : Kepala Dinas Pendidikan Kota Gorontalo

Dari                 : Peserta Workshop Penguatan Pendidikan Karakter bagi Guru,

  Pengawas dan Tenaga Kependidikan.

Tanggal         : 15 Desember 2025.

 

I.             Dasar :

1.  Surat Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo Nomor: 125/KK.30.06/04/PP.00.7/12/2025 tanggal 09 Desember 2025 tentang Permohonan Dispensasi.

2.  Telaah staf Dinas Pendidikan Kota Gorontalo Nomor: 800/Disdik-Ketenagaan/9322 tanggal 9 Desember 2025 tentang permohonan persetujuan pemberian izin.

3.  Surat Dispensasi Kepala Dinas Pendidikan Kota Gorontalo Nomor 800/Disdik.Ketenagaan/9321 tanggal 9 Desember 2025 tentang Pemberian Dispensasi.

4.  Surat Tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Nomor: 2991/KK.30.06/04/PP.00/12/2025 tanggal 09 Desember 2025 tentang surat tugas mengikuti kegiatan.

 

II.            Maksud / tujuan perjalanan dinas :

Melaksanakan kegiatan Workshop Workshop Penguatan Pendidikan Karakter bagi Guru, Pengawas dan Tenaga Kependidikan.

 

  Waktu dan tempat pelaksanaan:

Waktu                         : 10 – 12 Desember 2025

Tempat                     : Hotel Grand Whizz Jalan Piere Tendean Boulevard

                                      Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara.

 

III.       Pelaksanaan kegiatan :

 

1.  Pada tanggal 10 Desember peserta berangkat dari Kota Gorontalo menuju Hotel Grand Whizz Jalan Piere Tendean Boulevard Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara.

2.  Tanggal 10 Desember 2025 kegiatan dimulai pukul pukul 19.30 dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut:

-       Kegiatan Pembukaan Kegiatan oleh Bapak Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo yang di wakili oleh Bapak Kasubag TU

-       Presentasi Materi Pokok oleh Narasumber Bapak Kasubag TU tentang Kurikulum Cinta pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

-       Presentase singkat dari Pelatih Provinsi tentang persiapan teknis Workshop yang akan dilaksanakan.

 

3.    Pada Tanggal 11 Desember 2025, kegiatan dimulai pukul 08.00 dengan rangkaian kegiatan sebagaiberikut:

-       Kegiatan Workshop dimulai terkait dengan Refleksi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam oleh peserta workshop.

-       Pemaparan oleh Pelatih Provinsi Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) GPAI tentang Implementasi kurikulum cinta pada penguatan karakter peserta didik.

-       Diskusi peserta terkait dengan Draf Penyusunan perencanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam terintegrasi dengan Pembelajaran mendalam dan kurikulum cinta.

-       Penyusunan Perencanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam terintegrasi dengan Pembelajaran mendalam dan kurikulum cinta.

-       Presentasi Peserta terkait dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam terintegrasi dengan Pembelajaran mendalam dan kurikulum cinta.

 

4.    Pada tanggal 12 Desember 2025 kegiatan dimulai pukul 08.00 dengan rangkaian kegiatan yang dilakukan sebagai berikut:

-       Pleno Refleksi hasil kegiatan workshop oleh peserta kegiatan workshop.

-       Penutupan kegiatan workshop oleh Ibu Kepala Bidang Papkis Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo

-       Penyelesaian Administrasi kegiatan

-       Peserta kembali ke Gorontalo.

.

IV.      Hasil Kegiatan

1.    Presentasi Materi Pokok oleh Narasumber Bapak Kasubag TU tentang Kurikulum Cinta pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam  yaitu dalam dunia pendidikan yang terus berkembang, kebutuhan akan pendekatan yang menyentuh hati dan membentuk karakter menjadi semakin mendesak. Di sinilah kurikulum cinta menemukan relevansinya. sebuah pendekatan yang menempatkan kasih sayang, empati, dan ketulusan sebagai fondasi utama dalam proses pembelajaran. Ketika kurikulum cinta diterapkan dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), ia tidak hanya mengajarkan pengetahuan keagamaan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran spiritual dan kemanusiaan yang mendalam.

 

2.    Selanjutnya di hari kedua pemaparan oleh Pelatih Provinsi Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) GPAI tentang Implementasi kurikulum cinta pada penguatan karakter peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yaitu Kurikulum cinta dalam PAI mengajak guru dan peserta didik untuk menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pengalaman hidup, bukan sekadar hafalan. Cinta kepada Allah, Rasulullah, sesama manusia, dan alam semesta menjadi benang merah yang mengikat seluruh materi ajar. Misalnya, ketika membahas kisah Nabi Muhammad SAW, siswa tidak hanya mengenal fakta sejarah, tetapi diajak merenungi kelembutan akhlaknya, memaknai perjuangannya, dan meneladani kasih sayangnya dalam kehidupan sehari-hari. Integrasi dengan pembelajaran mendalam (deep learning) memperkuat esensi ini. Siswa tidak hanya diajak memahami konsep, tetapi juga merefleksikan, mengaitkan dengan pengalaman pribadi, dan menerapkannya dalam tindakan nyata. Pembelajaran menjadi proses transformatif—dari tahu menjadi sadar, dari sadar menjadi peduli, dan dari peduli menjadi berbuat.

 

V.       Penutup

Demikian laporan kegiatan workshop ini dibuat untuk dapat digunakan sebagai bentuk pengembangan kompetensi guru, pengawas dan tenaga kependidikan.

Gorontalo, 15 Desember 2025

                                                                            Peserta kegiatan Workshop

1.      Dr. Sri Utami Bay, M.Pd.

2.      Suryani K. Laiya, S.Ag.

3. Bambang Rianto, M.Pd.I





3.      Bambang Rianto, M.Pd.